Apa Makna Sesungguhnya Dari Pengelolaan Waktu yang Efefktif – Bagian 1 dari 2

Part1 400Kita cukup sering menggunakan frasa ini: ‘Pengelolaan waktu yang efektif’ pada rutinitas sehari-hari kita. Mungkin saya dapat mengusulkan cara lain untuk melihat terimologi yang digunakan secara longgar. Saya benar-benar percaya, kalau paradigma baru mengenai manajemen waktu yang efektif ini, akan mempertajam produktivitas diri kita sendiri dan tim.

Kamus Merriam-Webster menefinisikan ‘manage (mengelola)’ sebagai “untuk mengendalikan (sesuatu, seperti bisnis, departemen, tim olahraga, dan sebagainya). Ini menyiratkan bahwa untuk mengelola waktu, kita harus mengendalikan waktu. Dapatkah kita benar-benar mengendalikan waktu? Sebenarnya kita tidak dapat mengendalikan waktu bukan? Kita tidak dapat mempercepat, memperlambat atau menghentikan waktu. Waktu memiliki langkahnya sendiri, tak peduli kita melangkah cepat atau lamban. Waktu tetap berjalan baik saat kita bangun atau tidur, iya tidak menunggu kita. Waktu tidak akan berjalan lebih cepat, selagi kita mereasa, pada saat menunggu sesuatu yang mengagumkan akan terjadi, ini sangat menyiksa. Waktu memberikan kita 24 jam per hari, 60 menit per jam, dan 60 detik per menit. Ini berlaku untuk semua orang.

Tidak ada orang yang dapat mengatur waktu. Akan tetapi, seseorang dapat bekerja jauh lebih baik dari sisa anggota timnya, walaupun dengan 8 jam kerja yang sama setiap hari. Mengapa demikian? Kuncinya ada pada optimisasi waktu. Kita tidak dapat mengatur waktu, namun kita dapat mengatur pekerjaan kita (seperti: aktivitas dan tugas-tugas kita) yang harus diselesaikan dalam periode waktu tertentu. Dengan begitu, optimisasi waktu sama dengan pengelolaan pekerjaan yang efektif.

How can we effectively manage our work? Let me propose the following tips for effective work management:
Bagaimana cara kita mengelola pekerjaan kita secara efektif? Ijinkan saya mengajukan tip-tip pengelolaan pekerjaan berikut ini:

  1. Prioritasi perekrjaan Anda
    Ingatlah prinsip Joseph M. Juran yang dinamai oleh ekonomis Italia Vilfredo Pareto? Prinsip Juran’s Pareto menyatakan. “Untuk berbagai kejadian, kurang-lebih 80% efeknya datang dari 20% penyebabnya.” Demikian pula, 80% dari kinerja kita sebagian besar ditentukan dari 20% dari pekerjaan ita. Memprioritasi pekerjaan Anda membantu memfokuskan dan mengoptimalkan waktu Anda. Sebagai hasilnya, tidak saja Anda menjadi lebih produktif, kualitas dari eksekuis Anda juga akan ikut membaik.
  2. Hentikan menunda-nunda
    Psychology Today mengajukan kalau “Semua orang terkadang menunda pekerjaan, tapi 20 persen orang-orang secara kronis menghindari pekerjaan-pekerjaan sulit dan dengan sengaja mencari selingan.”
  3. Kelola energi Anda
    Pastikan kalau kita memiliki asupan berkualitas saat kita melaksanakan tugas-tugas kita. Kita semua perlu menyegarkan diri untuk menghasilkan hasil dengan kualitas yang baik secara konsisten. Kita perlu menyegarkan diri kita dengan melakukan hal-hal yang kita sangat nikmati (seperti: membaca komik, menonton film, mendengarkan musik). Kenyataannya, secara umum orang akan menghasilkan pekerjaan dengan kualitas yang lebih baik ketika mereka merasa segar dan bertenaga,

Bagaimana cara melaksanakan tip-tip diatas dan meningkatkan produktivitas kita. Bagian kedua dari artikel ini akan mendiskusikan lebih dalam bagaimana cara mengaplikasikan tip-tip ini untuk mengoptimalkan dan mengelola pekerjaan kita dengan lebih efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *