Mendengarkan Nasihat

mengambil nasihat

Suatu hari, Jack (nama samaran) dipanggil ayahnya, “Nak, dengarlah sebaik mungkin, walaupun kamu tidak suka dengan orang yang berbicara denganmu.”

Sebagai orang yang baik, Jack mengingat nasihat ayahnya seumur hidupnya, sampai dia direkrut oleh perusahaan implementor ERP. Atasannya, Garry, adalah orang yang besar dan kasar, seorang branch Manager, yang sering sekali mengeluarkan kata-kata kasar kepada anak buahnya. Maksud dari kata-katanya sebenarnya baik; tentang menyelesaikan pekerjaan. Tentu saja, saran-saran tersebut disampaikan dengan sangat kasar.

Di satu tugas, Jack dikirim ke klien untuk mengetik dokumen mengenai upgrade ERP yang diperlukan karena pertumbuhan perusahaan klien. Bob sang CFO, orang yang menetapkan jangka waktu pekerjaan konsultasi selama 2 minggu, mengharuskan Jack untuk menyerahkan semua dokumen dan presentasi mengenai kebutuhan, pilihan, dan rekomendasi di akhir periode 2 minggu tersebut. Jack sampai di lokasi klien dan diberi tahu bahwa Brian, si Manager Business Analyst akan menyediakan ruang kerja dan akan mengatur waktu rapat dengan orang-orang penting yang perlu diwawancarai. Brian eagerly greeted him at the office building entrance and they got along really well from the beginning. Pada mulanya, Brian menyambut Jack dengan semangat dan mereka langsung berteman. Mereka bercakap mengenai pekerjaan mereka, bergosip dan sering makan siang bersama. Bahkan Brian memberikan ruang kerja top manajemen yang kosong kepada Jack, dan sering berkunjung untuk melihat apakah Jack membutuhkan sesuatu. Brian mencoba untuk memenuhi semua kebutuhan Jack, kecuali memberikan waktu yang cukup bagi Jack untuk melakukan pekerjaannya.
Bukannya Jack lupa akan tujuan awal dia ditempatkan disitu, hanya saja Brian selalu meyakinkan Jack bahwa 2 minggu adalah waktu yang sangat mepet, dan sudah biasa bagi orang-orang di situ untuk meminta perpanjangan waktu, bahkan sampai 1 bulan. Brian meyakinkan Jack bahwa dia akan meminta perpanjangan waktu di pertengahan minggu ke-2, “Atasanmu akan menghargai itu,” kata Brian, “Hal ini akan memberikan keuntungan tambahan untuk perusahaanmu.” Jack setuju dengan Brian, lagipula hal ini akan membantu Garry untuk mencapai target keuntungannya. Hal ini akan mempercepat pertumbuhan karirnya dan mungkin mendapatkan promosi. “Aku dapat mempercepat semuanya, kalau aku membantu Garry mencapai target keuntungannya.”

Bob berfikir kalau 2 minggu adalah waktu yang cukup bagi Jack untuk menyelesaikan semua pekerjaannya; oleh karena itu, tidak ada perpanjangan proyek. Alhasil, hasil dari dokumen dan presentasi Jack sangatlah buruk. Brian meminta maaf karena telah menyesatkan Jack. Kembali ke kantornya, Jack dimarahi habis-habisan oleh Garry di depan koleganya. Jack menjadi sangat marah dan keluar dari perusahaan saat itu juga. Jadi sekarang, Jack kehilangan pekerjaannya, namun dia merasa kalau dia masih memiliki harga dirinya.

Mendengar dengan baik itu perlu, tapi kita harus tau, siapa yang harus kita dengar. Sering kali kesesatan terdengar jauh lebih indah dari kebenaran. [jbs]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *