Pengawasan di tempat kerja untuk melaksanakan perubahan

mengawasi prodline

 

Salah satu tantangan yang kita hadapi selama fase implementasi nilai-nilai perusahaan, adalah kebiasaan yang melekat di karyawan sejak hari pertama perusahaan klien ini didirikan. Tidak semua norma-norma sesuai dengan nilai-nilai perusahaan yang akan diterapkan. Salah satu norma negatif yang klien kami miliki adalah ketidakmampuan para supervisor untuk memantau dan mempertahankan disiplin bawahan mereka, dari masalah sederhana seperti kebersihan, sampai hal yang lebih penting seperti keterlambatan.

Perilaku acuh supervisor ini telah dibiarkan perusahaan dalam jangka waktu yang sangat lama, sehingga kebiasaan buruk ini dianggap “wajar” di lingkungan kerja mereka. Untuk mengurangi kebiasaan buruk ini, éclat Consulting menjalankan sebuah program yang disebut “Pemantauan Lingkungan Kerja,” sebuah program yang mengharuskan semua supervisor dan para staf untuk meningkatkan standar kualitas lingkungan kerja mereka sampai sesuai dengan nilai-nilai perusahaan yang telah ditetapkan; dengan menggunakan perlengkapan yang telah kami sediakan. Hasil dari program ini ditampilkan selama rapat bulanan mereka. Dengan ini, setiap orang, setiap departemen, dan Direktur dapat untuk melihat pemantauan lingkungan kerja mereka dibandingkan dengan departemen lain.

Ketika hasil mulai memburuk di semua departemen, éclat Consulting memutuskan untuk menerapkan sistem penalti, dimana departemen yang mengabaikan nilai-nilai perusahaan dihukum dengan kartu kuning, merah, atau hijau sesuai dengan tingkat keparahan pelanggarannya. Sistem penalti ini mengurangi beban Direksi untuk langsung memonitor dan mengukur kepatuhan para karyawan mereka terhadap nilai-nilai perusahaan, dan tingkat pelanggaran pun menurun; karena supervisor akan merasa malu jika melihat kartu merah pada laporan mereka. Mekanisme kartu hijau, kartu kuning dan kartu merah menjadi alat manajemen yang membantu klien kami untuk dengan jelas mengukur kepatuhan Departemen mereka terhadap nilai-nilai perusahaan.

Dengan program Pemantauan Lingkungan Kerja, para supervisor diberi kesempatan untuk menjadi teladan untuk membangun lingkungan kerja yang bersih dan efisien. Program ini juga mencerahkan pikiran para staf bahwa mereka juga membangun dan mewujudkan nilai-nilai perusahaan.

Dari pengalaman ini, kami belajar bahwa segala sesuatu dapat dikelola, selama kita menerapkan tujuan yang jelas, akurat, terukur dengan metode penilaian yang baik. Kami juga belajar bahwa untuk membuat perubahan, sangat penting untuk membuat perubahan yang lebih kecil, sederhana dan mendasar terlebih dahulu, sebelum perubahan besar yang kami dan klien kami inginkan menjadi nyata. “Mulailah dari yang kecil, mulai sekarang!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *