Kerangka Kerja Kami

Kerangka kami menyediakan arah yang jelas untuk memeriksa Unity (kesatuan), Focus (Fokus), Capability (Kapabilitas), dan Synergy (Sinergi) organisasi.

1. UNITY (KESATUAN)

“Tuhan memberi saya ketenangan untuk menerima hal-hal yang saya tidak dapat saya ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal dapat saya ubah, dan hikmat untuk membedakannya.” 

– Reinhold Niebuhr. –

“Sesuatu dapat menjadi buruk secara spontan, jika mereka tidak didesain untuk menjadi lebih baik.” 

– Francis Bacon. –

unity

Kesatuan, pilar pertama dari empat pilar ini memastikan agar suatu organisasi memiliki sasaran yang sama, tujuan bersama, dan cara berpikir, bertindak dan berinteraksi.

Ini mempersatukan niat (hati dan pikiran) orang-orang yang berada di tingkat atas dan bawah.

 

2. FOCUS (FOKUS)

“Ketika Anda menuliskan ide-ide Anda, secara otomatis perhatian Anda akan fokus kepada mereka. Sedikit dari kita dapat menulis satu ide sambil berpikir ide yang lain pada waktu yang bersamaan.”

– Michael Leboeuf. –

focus

Setelah sasaran yang sama, tujuan bersama, dan cara berpikir, bertindak dan berinteraksi diartikulasikan, organisasi harus fokus pada cara alternatif terbaik untuk sampai ke hasil akhir.

 

 

 

3. CAPABILITY (KAPABILITAS)

capability

Setelah pondasi perusahaan berdiri dengan kokoh oleh kesatuan dan fokus, organisasi harus membangun kapabilitas untuk memastikan eksekusi dalam operasi sehari-hari.

Organisasi harus terus meningkatkan keahliannya, sementara pada saat yang sama, mengembangkan dan merealisasikan semua potensi nya.

 

 

4. SYNERGY (SINERGI)

synergy

Sinergi ini menjamin efektivitas, efisiensi dan optimasi sumber daya organisasi.

Sinergi (hasil akhir) dari semua upaya organisasi harus ditinjau secara sistematis dan berkala, dipantau, disesuaikan, dan ditingkatkan untuk membawa organisasi lebih dekat lagi ke kondisi akhir diinginkan.

 

 

9 VIABLE ELEMENTS OF ORGANIZATION (9 ELEMEN ORGANISASI YANG BERKELANGSUNGAN)

4 pilar organisasi terdiri dari 9 elemen kelangsungan yang saling terkait yang harus dianalisa, diformulasi, diartikulasikan, diterapkan, dievaluasi (dipantau dan diukur), dan ditingkatkan secara konsisten dan terus menerus oleh organisasi selama siklus kerja PDSA: Plan (Perencanaan) – Do (Pelaksanaan) – Study (Pembelajaran) – Adjust (Penyesuaian).

4-tenets

9 elemen terkait diatas menjadi kerangka solusi tingkat tinggi untuk serangkaian solusi-solusi organisasi selanjutnya.